Kamis, 08 November 2012

Info Tulungagung: Lokasi Mesum / Remang-remang Pemuda Tulungagung (Siswa SMP dan SMA)

Sungai Lembu Peteng Tulungagung

Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendahlah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 30). 
Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 31)

Noktah Hitam Dosa
Kemaksiatan adalah awal mula dari kekafiran sebagaimana

  • Ciuman adalah awal mula dari persetubuhan
  • Nyanyian adalah awal mula dari perzinaan, 
  • Melihat adalah awal mula dari kerinduan, 
  • Sedangkan Sakit awal mula dari Kematian

Ibnu Abbas berkata:
Wahai pelaku dosa, engkau jangan merasa aman dari akibat buruk dosamu. Karena mengikuti dosa adalah lebih besar dari dosa itu sendiri.
Jika engkau mengerjakan dosa, dan hanya memiliki sedikit rasa MALU terhadap orang-orang yang ada di kanan-kirimu sedangkan engkau dalam kubangan dosa.. itu lebih besar dari dosa itu sendiri. Engkau tertawa, padahal tidak tahu bahwa apa yang akan Alloh Swt. perbuat kepadamu adalah lebih besar dari dosa itu sendiri.
Rasa senangmu dengan perbuatan dosa yang telah engkau kerjakan dengan sukses adalah lebih besar dari dosa.
Rasa sedihmu ketika engkau tidak bisa melakukan perbuatan dosa adalah lebih besar daripada dosa.
Rasa takutmu terhadap angin yang menggerakkan penutup pintu (karena khawatir terlihat) ketika engkau sedang melaksanakan dosa,padahal hatimu tidak tergetar takut jika Alloh Swt. melihat perbuatanmu (padahal Alloh Swt. Maha Mengetahui apa yang dilakukan seseorang) adalah lebih besar dari dosa (itu sendiri)
Lokasi Mesum Remaja Tulungagung
Sungguh suatu pemandangan yang tidak sedap dipandang, sungguh itu merupakan perbuatan hina. Mungkin di antara kalian ada yang pernah melintas di tepian sungai lembu peteng. Disini terdapat lokasi mesum yang banyak berjejer di tepi sungai. Banyak dari mereka (usia sekitar anak smp dan sma) yang hanya berdua-dua an..  di kegelapan malam.



Lokasi yang remang-remang
Saya dengan mata normal remang-remang melihat kondisi malam itu...Tetapi ketika ada sorot motor yang melintas,,,tampaklah dari mereka ada yang sedang berpelukan, ada yang duduk-duduk di atas motor sambil memeluk seorang cew dari belakang, ada yang anak cowok yang merangkul pasanganya yang tertidur. Nampaknya mereka suka dengan lokasi yang remang-remang..

Peta Lokasi Mesum Pemuda Tulungagung

Peringatan...!!!
Peta di atas saya tampilkan agar jika ada orang yang berminat beramal ma'ruf nahi mungkar.. bisa mengetahui dimana lokasinya.. Saya peringatkan kepada kalian yang melakukan hal seperti itu..janganlah kalian mendekati zina.. Jangan mencoba-coba untuk mendatangkan murka Alloh Swt. Tidak ada celah bagi kehidupan anda untuk mereguk nikmatnya kebahagiaan..ketika murka Alloh datang kepada anda.. Tidakkah engkau tahu sebenarnya dalam hati nurani kalian sendiri.. perbuatan itu adalah dosa..perbuatan itu adalah salah.. kenapa demikian? Sebenarnya tampaklah bahwa engkau itu sebenarnya mengakui hal itu merupakan perbuatan... dari mana nampaknya??? dari gelagat kalian ketika berpacaran memilih di tempat yang remang-remang.


Ingat.. jika terjadi pengusiran oleh warga.. atau oleh siapa pun juga.. dan itu mengakibatkan kalian malu.. maka saya peringatkan.. jangan mengulangi hal itu lagi... di mana pun kalian berada.. Sebenarnya kalau engkau mendapatkan kata-kata kasar.. atau peringatan kasar.. ingatlah.. Siksa Alloh Swt. lebih keras... 
Para pembaca yang budiman, ketika seseorang beranjak dewasa, muncullah benih di dalam jiwa untuk mencintai lawan jenisnya. Ini merupakan fitrah (insting) yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan terhadap perkara yang dinginkannya berupa wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenagan hidup di dunia. Dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imran: 14)
Baca dan Renungkan
Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendahlah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 30). 
Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 31)
Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (kholwat) dengan wanita kecuali bersama mahromnya.” (HR. Bukhari & Muslim)
 Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhari).
"Menyentuh" lawan jenis yang bukan mahromnya merupakan salah satu perkara yang diharamkan di dalam Islam. Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.
(HR. Thabrani dengan sanad hasan)
Jika memandang saja terlarang, tentu bersentuhan lebih terlarang karena godaannya tentu jauh lebih besar. Apalagi yang kalian itu tidak sekedar menyentuh.. melainkan meraba juga.. Apa sih yang kalian cari.. kalian tidak akan merasa puas dengan hal itu.. karena sifat manusia tidak berilmu seperti kalian yang melakukan tindak mesum itu selalu ingin lebih.... ketika hari ini mungkin bisa menyentuh..besuk mencium..besuk.. lagi berpelukan.. besok.. lagi dan lagi..
Sudahlah..solusi bagi kalian itu menikah.. Sebagus... bagus kalian.. secantik...cantik kalian.. kalau kalian itu tidak mengamalkan dinul (agama, ideologi, paham) islam.. maka kalian akan hina.. nampaknya saja keren.. tapi kalian sebenarnya adalah hina..karena telah melakukan perbuatan hina..
Solusi untuk hal itu adalah:
  • Bertaubat..
  • Menikah
Malulah kalian.. umur kalian itu masih kecil.. kok bisa-bisa nya berbuat seperti itu..Tatkala adab-adab bergaul antara lawan jenis mulai pudar, luapan cinta yang bergolak dalam hati manusia pun menjadi tidak terkontrol lagi. Akhirnya, setan berhasil menjerat para remaja dalam ikatan maut yang dikenal dengan “pacaran“.
Alloh telah mengharamkan berbagai aktifitas yang dapat mengantarkan ke dalam perzinaan. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya,
Dan janganlah kamu mendekati zina, sesugguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isra’: 32).
Lalu pintu apakah yang paling lebar dan paling dekat dengan ruang perzinaan melebihi pintu pacaran?!!
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 “Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak adam bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. Zina mata adalah dengan memandang, zina lisan adalah dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan dan berangan-angan, lalu farji (kemaluan) yang akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Bukhari & Muslim).

Kalaulah kita ibaratkan zina adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak pintu yang berlapis-lapis, maka orang yang berpacaran adalah orang yang telah memiliki semua kuncinya. Kapan saja ia bisa masuk. Bukankah saat berpacaran ia tidak lepas dari zina mata dengan bebas memandang? Bukankah dengan pacaran ia sering melembut-lembutkan suara di hadapan pacarnya? Bukankah orang yang berpacaran senantiasa memikirkan dan membayangkan keadaan pacarnya? Maka farjinya pun akan segera mengikutinya. Akhirnya penyesalan tinggallah penyesalan. Waktu tidaklah bisa dirayu untuk bisa kembali sehingga dirinya menjadi sosok yang masih suci dan belum ternodai. Setan pun bergembira atas keberhasilan usahanya….
Tentunya akan sulit bagi Iblis dan bala tentaranya untuk menggelincirkan sebagian orang sampai terjatuh ke dalam jurang pacaran gaya cipika-cipiki atau yang semodel dengan itu. Akan tetapi yang perlu kita ingat, bahwasanya Iblis telah bersumpah di hadapan Alloh untuk menyesatkan semua manusia.
Iblis berkata, “Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. Shaad: 82). 

Termasuk di antara alat yang digunakan Iblis untuk menyesatkan manusia adalah wanita.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (ujian) yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.”
 (HR. Bukhari & Muslim).

Kalaulah Iblis tidak berhasil merusak agama seseorang dengan menjerumuskan mereka ke dalam gaya pacaran cipika-cipiki, mungkin cukuplah bagi Iblis untuk bisa tertawa dengan membuat mereka berpacaran lewat telepon, SMS atau yang lainnya. Yang cukup menyedihkan, terkadang gaya pacaran seperti ini dibungkus dengan agama seperti dengan pura-pura bertanya tentang masalah agama kepada lawan jenisnya, miss called atau SMS pacarnya untuk bangun shalat tahajud dan lain-lain.
Pasti ada niat yang buruk..
Kalian tahu tidak?? kita itu dikepala anda ditusuk dengan besi daripada harus menyentuh wanita yang bukan muhrim/mahramnya nya..
“Andaikata kepala salah seorang diantara kalian ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya”(HR Ath-Thabrany dan Al-Baihaqy dan dishohihkan oleh syeikh Al-Albany dalam Ash-Shohihah).
Berkata Abu ‘Abbas Ahmad bin Muhammad bin ‘Ali Al-Makkiy ; “ Hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh dan berjabat tangan dengan selain mahram adalah termasuk dosa besar”. (Az zawaajir 2/4).

Siapa Saja Yang Termasuk Mahram?
Para Ulama menyatakan,wanita menjadi mahram karena tiga sebab:
1. Nashab (Kelahiran atau keturunan).
2. Radhaa’ah (Persusuan).
3. Mushaharah (Pernikahan/Besanan).



Mahram karena Nashab

  • Ibu kandung dan seterusnya keatas seperti nenek, ibunya nenek.
  • Anak wanita dan seteresnya ke bawah seperti anak perempuannya anak perempuan.
  • Saudara kandung wanita.
  • `Ammat/ Bibi (saudari ayah).
  • Khaalaat/ Bibi (saudari ibu).
  • Banatul Akh; Anak wanita dari saudara laki-laki/Keponakan perempuan dari saudara laki-laki.
  • Banatul Ukht; putri dari saudari/keponakan perempuan


Mahram Karena Radhaa’ah (Persusuan).

  • Ibu yang menyusui.
  • Ibu dari wanita yang menyusui (nenek).
  • Ibu dari suami yang isterinya menyusuinya (nenek juga).
  • Putri dari ibu yang menyusui (saudari sesusuan).
  • Saudari dari suami wanita yang menyusui.
  • Saudari dari ibu yang menyusui.

Mahram Karena pernikahan, (Mushaharah)
  • Ibu dari isteri (Ibu mertua ).
  • Anak wanita dari isteri yang telah digauli (anak tiri perempuan).
  • Isteri dari anak laki-laki (menantu perempuan).
  • Isteri dari ayah (ibu tiri). (Lih:Qs An Nisa :23)


Saran untuk Warga
Jangan biarkan hal itu terjadi.. beri penerangan pada pinggir-pinggir sungai lembu peteng, sehingga nampaklah terang.. dan bukan remang-remang lagi. Itulah hal yang ringan yang dapat kalian lakukan untuk mengusir mereka dari tempat itu. Sebenarnya mereka pun risih kalau mereka di tempat yang terang. Itulah otak mesum pemuda tulungagung mulai dari SMP maupun SMA yang berada di pinggiran Sungai Lembu Peteng.



Ibnu Abbas:
Sesungguhnya kejahatan itu akan menghitamkan muka, menggelapkan hati, mempersulit dan mengurangi rizki, serta menimbulkan kebencian di hati para hamba.

Fudhail bin Iyadh
Dosa yang engkau anggap remeh maka akan bear disisi Alloh. Sedang dosa yang engkau anggap besar..maka akan kecil di sisi Alloh Swt.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar